Jenazah Bocah Penderita Leukimia di Pangkep Ditolak, Warga Takut Pasien Corona
PANGKEP, iNews.id - Seorang bocah berusia 10 tahun asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggal dunia karena penyakit kanker darah atau Leukimia. Namun jenazahnya ditolak saat akan dimakamkan pada Kamis (2/4/2020) malam, karena dikira pasien positif virus corona.
Keluarga almarhum Wahid (10), warga Pualu Sabutung, Desa Mattiro Lanka, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara sempat berdialog dengan warga. Karena pemakaman anaknya mendapatkan penolakan keras dari warga.
Wahid merupakan penderita leukimia yang dirawat dan meninggal dunia di RSUP dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Namun informasi yang beredar bocah tersebut menderita Covid-19.
Anak dari pasangan Ramina dan Darwis ini menderita leukemia sejak satu tahun lalu, dan menjalani pengobatan di RSUP dr Wahidin Sudirohusodo Makasar.
Kepala Desa Mattiro Lanka, Muzakir mengatakan, warga menolak pemakaman Wahid karena jenazah berasal dari RSUP dr Wahidin Sudirohudo, dan banyak pasien terpapar corona dirawat di sana.