Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Pilkada, Ratusan Warga Padati Kantor Disdukcapil Kota Makassar untuk Urus e-KTP

Sabtu, 28 November 2020 - 15:37:00 WIB
Jelang Pilkada, Ratusan Warga Padati Kantor Disdukcapil Kota Makassar untuk Urus e-KTP
Kerumunan warga memadati kantor Disdukcapil Kota Makassar. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Ratusan warga saling dorong dan berdesak-desakan saat hendak mengurus KTP elektronik di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel). Layanan Disdukcapil yang tetap beroperasi saat akhir pekan khusus pengambilan ktp elektronik jelang hari pencoblosan memicu kerumunan warga hingga rawan terjadinya klaster penularan Covid-19.

Sejak Sabtu (28/11/2020) pagi, ratusan warga saling dorong dan berdesak-desakan di depan pintu masuk kantor Disdukcapil di Jalan Teduh Bersinar, Kota Makassar. Mereka rela mengantre hingga berjam-jam demi mengurus e-ktp yang tak kunjung selesai.

Ratusan warga ini sudah tampak menumpuk dan berdesakan di depan pintu. Sebagian dari mereka bahkan telah menunggu sejak pukul 06.00 pagi saat pintu kantor belum dibuka.

Begitu pintu dibuka, ratusan warga inipun langsung merangsek maju dan berebut masuk terlebih dulu. Mereka terpaksa saling dorong dan berdesak-desakan karena khawatir tidak kebagian nomor urut.

Petugas telah mengimbau agar sabar mengantre dan menjaga jarak. Sayang imbauan petugas itu tak diindahkan sama sekali.

Beberapa di antara mereka bahkan tidak menggunakan masker. Ada pula yanh memakai masker asal-asalan.

Salah satu warga, Jeni mengaku hanya akan mengumpulkan berkas pengambilan KTP. Namun lantaran antrean yang membludak, dia memutuskan menunda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut