Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Pemuda di Makassar Disiksa supaya Mengaku Telah Mencuri Ponsel

Sabtu, 30 November 2019 - 09:15:00 WIB
Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Pemuda di Makassar Disiksa supaya Mengaku Telah Mencuri Ponsel
Korban penganiayaan polisi, Salman, hanya bisa berbaring di kamar setelah jadi korban penangkapan polisi. (Foto: Okezone).
Advertisement . Scroll to see content

Ketika itu, dia memang sempat menjadi tahanan polisi karena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Bukan tindak pidana pencurian sebagaimana yang dituduhkan oleh para polisi yang menjemputnya.

Sementara Ibu korban, Asma Usman Kadir (57) mengatakan, ada yang janggal atas tudingan ke anaknya. Polisi bilang anaknya terlibat pembusuran. Namun saat ditanya secara detail, polisi tak bisa menjawab secara tegas.

"Polisi alasannya pencurian ponsel, tiga bulan yang lalu katanya. Dia bilang lagi kasus pembusuran," ujarnya.

Setelah penganiayaan terjadi, Salman langsung dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Karena tak punya BPJS selama empat hari perawatan, dia mengaku harus membayar dengan biaya pribadi sebesar Rp3,8 juta.

Setelah mengurus BPJS saat itu, dia melanjutkan perawatan hingga 15 hari sebelum akhirnya diizinkan pulang. Keluarga korban pun langsung melaporkan dugaan penganiayaan polisi ini ke Propam Mapolrestabes Makassar.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut