Ibu dan Bayi Meninggal Dunia saat Persalinan, Begini Penjelasan RSUD Bulukumba
Setelah dilakukan induksi pada Jumat (7/8/2020) pukul 07.00 WIT pagi, dan pukul 08.35 WIT air ketuban pecah. Pasien sempat syok sekitar pukul 09.30 WIT, sehingga dilakukan upaya penyelamatan.
Namun pasien meninggal dunia pukul 10.15 WIT usai mendapat tindakan dari tim medis. Berdasarkan kriteria klinis penyebab kematiannya, pasien mengalami emboli air ketuban.
Kondisi ini terjadi ketika air ketuban masuk dan bercampur ke dalam sistem peredaran darah menuju jantung. Masalah ini memang menjadi salah satu komplikasi persalinan yang jarang terjadi.
Usai pasien meninggal dunia, dokter memberikan penjelasan kepada keluarga bahwa tindakan operasi sangat kecil kemungkinannya dapat menyelamatkan bayi dalam kandungan korban.
Pihak rumah sakit siap menfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga almarhumah dengan dokter yang menangani almarhumah. Dengan begitu diharapkan tidak ada kesalahpahaman.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal