Elpiji Langka, Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Pertami
MAKASSAR, iNews.id - Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram kian meresahkan warga. Ratusan warga rela mengantri di operasi pasar gas elpiji di makassar, Senin (13/11/2017) siang. Mereka mengantri demi mendapatkan tabung gas elpiji yang kini sangat sulit didapatkan di pengecer. Kendati sempat diguyur hujan, namun hal itu tidak menyurutkan niar warga untuk mendapatkan tabung elpiji tiga kilogram ini.
Warga mengeluhkan langkanya gas tiga kilogram di pasaran. Kelangkaan ini juga berimbas pada harga jual gas elpiji tiga kilogram. Akibat kelangkaan ini, harga tabung gas tiga kilogram di Makassar baik dari tingkat pengecer hingga agen mengalami kenaikan.
Dari keterangan warga, harga gas elpiji dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 15.500. Di pasaran, harga gas elpiji dijual di angka Rp 17.000 hingga Rp 20.000.
Daniah, salah seorang warga yang ikut antri gas elpiji mengungkapkan semenjak mengalami kelangkaan, dirinya membeli gas elpiji tiga kilogram dengan harga Rp 17.000 hingga Rp 20.000 “Sudah lebih dari seminggu ini tabung gas elpiji langka. Biarpun berapa harganya yang penting ada pasti kita beli,”ujarnya.
Sementara itu, pihak Pertamina mengakui sudah banyak mendapat laporan dan keluhan dari warga, khususnya terkait adanya dugaan permainan oleh distributor. Checker Simolek Pertamina, Erik mengungkapkan, operasi pasar ini dimaksudkan untuk melakukan penertiban distribusi gas elpiji tiga kilogram.
“Kalau dari keluhan masyarakat memang sudah sering kami terima. Untuk itu kami melakukan kegiatan operasi pasar ini” ujar Erik.
Dalam operasi pasar ini, pihak pertamina menyiapkan 560 tabung gas elpiji tiga kilogram. Seluruh tabung ini dijual kepada warga dengan harga normal, namun dengan syarat pembelian harus melampirkan KTP.
Editor: Himas Puspito Putra