Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Duka Selimuti Keluarga Anugrah Korban Pembunuhan KKB Asal Toraja Utara

Kamis, 06 Desember 2018 - 00:27:00 WIB
Duka Selimuti Keluarga Anugrah Korban Pembunuhan KKB Asal Toraja Utara
Keluarga ANugrah, korban penembakan KKB di Nduga, Papua terlihat sedih dan berduka. Sejumlah anggota TNI dan tetangga sekitar terlihat mendatangi rumah duka di Dusun Poya, Toraja Utara, Sulsel. (Foto: iNews.id/Jufri Tonapa)
Advertisement . Scroll to see content

Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya (BUMN) oleh KKB. Mereka dibunuh secara sadis saat membangun Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Kecamatan Nduga Papua.

Hingga kini, KKB masih menguasai lokasi keberadaan jenazah para pekerja jembatan yang dibunuh di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua. 

Pasukan gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil menemukan sebanyak 15 jenazah korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kali Yigi, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (5/12/2018).

Menurut Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kol Jonatan Binsar P Sianipar, rencananya ke-15 jenazah tersebut akan dievakuasi secepatnya ke Timika atau Wamena.

“Akan kami laksanakan secepatnya, namun semua tergantung cuaca. Kalau cuaca di Wamena bagus, maka akan dibawa ke Wamena. Namun bila tidak, akan dibawa ke Timika,” ungkap Kol Jonatan Binsar P Sianipar kepada wartawan, Rabu (5/12/2018) malam di Mako Yonif 756/WMS, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto memastikan jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi kemanusiaan di Nduga sebanyak 22 orang, 21 orang diantaranya warga sipil yaitu para pekerja Jembatan Kali Yigi dari PT Istaka dan seorang lagi yaitu prajurit TNI atas nama Serda Handoko. "Korban meninggal semuanya ada 22 orang, 21 orang warga sipil dan satu orang lagi prajurit TNI," kata Komjen Ari Dono.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut