Cerita Rakyat Tana Toraja, Tomanurun
Bidadari itu panik karena selendangnya hilang. Mereka mencari selendang itu sampai matahari hampir terbit, tetapi tidak ketemu. Akhirnya dua bidadari lainnya harus segera kembali ke kayangan, meninggalkan adik bungsu mereka yang tidak bisa ikut karena kehilangan selendang.
Setelah para kakak bidadari itu pergi, Polo Padang mendekatinya. Bidadari itu takut akan ditangkap. Polo Padang memberikan pilihan bidadari itu harus bekerja di kebun yang telah dirusaknya atau menikah dengan pemuda itu.
Akhirnya, dengan berat hati bidadari itu memilih menikah dengan syarat setelahnya dia harus kembali ke kayangan. Dia juga meminta syarat lain, yaitu tidak berkata kasar seperti umpatan atau makian.
Polo Padang pun bersumpah menepati syarat itu.
Namun, ternyata dia tidak bisa kembali ke kayangan karena telah menikahi manusia dan ayahnya tidak merestui hubungan mereka.
Bidadari itu sangat sedih. Mau tidak mau dia harus terbiasa dan menjalani hidup seperti manusia. Mereka pun dikaruniai seorang putra bernama Pairunan.