Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keysia Arnita Putri, Remaja 16 Tahun Calon Jemaah Haji Termuda Embarkasi Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Calon Haji Makassar saat Pesawat Garuda Keluar Api, AC Mati dan Bergetar

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:13:00 WIB
Cerita Calon Haji Makassar saat Pesawat Garuda Keluar Api, AC Mati dan Bergetar
Ratusan calon haji Kloter 5 Embarkasi Makassar harus kembali ke asrama setelah pesawat Garuda yang ditumpangi mengalami masalah mesin, Rabu (15/5/2024). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.idRatusan calon haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar masih syok usai pesawat yang ditumpangi bermasalah. 

Pesawat Garuda GIA 1105 itu  memutuskan Return to Base atau kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin setelah mesin mengeluarkan percikan api. Ratusan calon haji itu kini kembali ke Asrama Haji Sudiang Makassar.

Salah satu Calhaj Kloter 5 Makassar, Nazaruddin menuturkan, pesawat bergetar kencang dan mengalami turbulensi.

“Saya rasakan pesawat bergetar. Kebetulan saya duduk dekat pintu. Pintunya sebelah kiri pas dekat WC. Saya duduk sebelah kanan," ungkapnya.

Saat kejadian tersebut, dia mengaku hanya bisa berzikir dan berdoa meminta keselamatan kepada Allah. "Dindingnya saya lihat di depanku bergetar kayak goyang begini. Saya cuma berzikir saja, saya berdoa sama Tuhan," tuturnya.

Lain halnya yang dirasakan salah satu jamaah haji lain yang enggan disebutkan namanya, dia mengaku, pesawat bermasalah setelah 1,5 jam mengudara.

"Sudah hampir 1 jam perjalanan, sudah 45 menit kita terbang," ujarnya di Aula Mina.

Saat itu, dia mendapatkan informasi jika ada kerusakan mesin. “Ada informasi bilang ada kerusakan mesin terpaksa kita harus putar balik," ucapnya.

Dia mengungkapkan saat pesawat sudah lepas landas, kondisi kabin saat itu jamaah merasa kepanasan karena Air Conditioner (AC) tidak menyala.

"Panas di atas tidak jalan AC-nya, tidak berasap di atas pesawat, tapi panas. Mungkin karena itu (mesin rusak)," ujarnya.

Bahkan, kata dia, pesawat sempat dua kali memutari sebuah pulau sebelum akhirnya kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Jadi dua kali dia (pesawat) putari itu pulau baru kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Jadi lebih satu jam, karena kita berangkat tadi 15.35 Wita," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut