Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dipecat, Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Dibawa ke Mabes Polri Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Bom di Mapolsek Bontoala, Polisi Dalami Keterlibatan Jaringan Teroris

Senin, 01 Januari 2018 - 16:06:00 WIB
Bom di Mapolsek Bontoala, Polisi Dalami Keterlibatan Jaringan Teroris
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Muhammad Iqbal. (Foto: iNews/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id –Mabes Polri masih menyelidiki dugaan keterlibatan jaringan teroris dalam ledakan bom di Mapolsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (01/01/2017) dini hari tadi. Pihak kepolisian hingga saat ini belum bisa memastikan motif penyerangan yang melukai dua anggotanya.

“Biarkan polisi yang bekerja, masyarakat lanjutkan aktivitasnya saja seperti biasa. Kami akan menjaga masyarakat dengan baik,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Muhammad Iqbal di Jakarta, Senin siang.

Dia mengatakan, dari jenis bom rakitannya, hanya memiliki daya ledak yang biasa-biasa saja. Karena itu dia meminta agar tidak langsung menyimpulkan aksi teror dilakukan teroris. “Kita jangan membuat masyarakat cemas. Aksi teror ini hanya biasa-biasa saja ledakannya,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini Polda Sulsel sedang bekerja mengumpulkan bukti yang ada untuk mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang. “Kami (Mabes Polri) juga membantu pengejaran pelaku,” tuturnya.


Iqbal menjelaskan, karena suara ledakan menyerupai dengan suara kembang api, maka sudah menjadi naluri anggota polisi untuk mengecek dan mengidentifikasi ledakan. Namun saat dicek, terjadi suara ledakan yang seperti petasan itu berasal dari lemparan benda oleh seseorang ke arah Mako Polsek Bontoala.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut