Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bobol Rumah YouTuber di Bone, Pelaku Ternyata Residivis Pencurian 33 TKP
Advertisement . Scroll to see content

Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Polisi Temukan Banyak Potongan Tubuh Manusia

Minggu, 28 Maret 2021 - 15:18:00 WIB
Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Polisi Temukan Banyak Potongan Tubuh Manusia
Polisi bersama anggota PMI membawa dua kantong jenazah dari lokasi ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/3/2021).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Tim gabungan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menemukan banyak potongan tubuh di lokasi ledakan bom bunuh diri depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Saat ini, tim Inafis terus bekerja mengolah tepat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan.

"Kami masih melakukan pendalaman dulu, karena ini temuan di lapangan cukup banyak ditemukan potongan tubuh akibat ledakan tersebut. Semua bentuk tubuh memisah, jadi tidak dikenali. Tim Inafis masih bekerja," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan.

Sementara ini dilaporkan, ada 19 korban yang terdampak bom bunuh diri tersebut, dirawat di tiga rumah sakit. Korban luka dirawat di Rumah Sakit Stella Maris, tujuh korban dirawat di Rumah Sakit Akademis, dan empat orang dirawat di Rumah Sakit Pelamonia.

Kombes Zulpan mengatakan, pihak keamanan Gereja Katerdal sempat menghalangi diduga dua terduga pelaku yang melakukan aksi bom bunuh diri di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

"Diperkirakan dua orang. Ada satu orang coba menerobos dihalangi ke pihak keamanan, sehingga tidak sampai masuk ke dalam," katanya.

Akibat kejadian itu, saat bom tersebut meledak, jemaat yang berada di sekitar lokasi kejadian menjadi korban. Satu pelaku masih sempat dikenali, sedangkan satu pelaku lainnya tubuhnya terhambur di sekitar lokasi kejadian.

"Jemaat aja di luar kena. Ini masih dalam tahap pemeriksaan, sedang di olah TKP, memang ditemukan ada potongan tubuhnya utuh, ada dikenali pelaku tersebut," ucap perwira menengah Polri itu.

Saat ditanyakan jaringan dari mana teroris tersebut, Zulpan mengaku masih melakukan pendalaman dan belum bisa disampaikan keterangannya berkait dengan hal tersebut.

"Nanti disampaikan, masih dilakukan pendalaman. Lokasi kami amankan. Bagi masyarakat tidak perlu panik dan tidak mendekat ke TKP," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut