Pihaknya memprediksi selama empat hari ke depan angin monsun Asia melintas di wilayah Sulawesi, sehingga akan terjadi peningkatan intensitas hujan mulai kategori lebat sampai pada tingkat ekstrem di wilayah Sulsel.
"Selain itu, angin tersebut akan menyebabkan penambahan massa udara basah dengan pola pertemuan udara dari Laut Jawa hingga Sulawesi," kata dia.
BACA JUGA: Takut Gelombang Tinggi, Nelayan dan Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Paotere Makassar Enggan Melaut
Dengan begitu fase basah tersebut bergerak menuju Indonesia bagian tengah. Kondisi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Sulsel.
BMKG mengimbau nelayan, masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat, laut, dan udara diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkannya.
"Dampaknya mulai dari curah hujan tinggi, angin kencang dan gelombang tinggi yang akan terjadi empat hari ke depan," ujarnya
Editor: Andi Mohammad Ikhbal