Banjir Bandang di Masamba Luwu Utara, Bupati: Saya Berharap Perhatian dari Pusat
"Terus terang kita sangat butuh komunikasi, ini susah sekali karena akses terputus," kata Indah yang akan maju kembali menjadi kontestan pada Pilkada Luwu Utara 9 Desember nanti.
Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia akibat musibah banjir bandang yang menerjang Kecamatan Masamba dan sekitarnya sebanyak 13 orang, 10 orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Andi Djemma. Sementara ini ada 38 orang dinyatakan hilang sesuai dengan laporan yang masuk di posko penanganan bencana kabupaten setempat.
Banjir bandang yang membawa material lumpur dan merendam Kota Masamba tersebut terjadi pada Senin (13/8/2020) malam sekitar pukul 20.15 Wita. Air surut menyisakan tumpukan lumpur setinggi 50-150 centimeter kemudian mengeras di pusat kota sampai ke permukiman warga.
Terputusnya listrik dan saluran telekomunikasi membuat perekonomian di ibu kota Luwu Utara itu lumpuh.
Editor: Kastolani Marzuki