Angkasa Pura I Gelar Latihan PKD di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
Kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan pesawat mendapatkan terpaan angin yang ekstrem, serta tidak dapat melakukan pendaratan dengan sempurna, sehingga pilot memutuskan untuk melakukan prosedur go-around. Namun, mesin pesawat pada sisi kiri mengalami masalah yang mengakibatkan pesawat kehilangan daya dorong, serta kemudian tidak bisa dikendalikan.

Latihan kedua adalah security exercise yang mensimulasikan penanganan terhadap dua jenis gangguan keamanan, yaitu huru hara pendemo dan penyanderaan dengan serangan bersenjata.
Dalam latihan ketiga, yakni fire building exercise, disimulasikan adanya kebakaran di area gate 12 terminal bandara akibat korsleting listrik dari panel air handling unit (AHU).
Dalam pelaksanaannya, latihan PKD ke-113 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak hanya melibatkan personel yang berasal dari internal AP1 saja, tetapi juga melibatkan personel dari sejumlah instansi stakeholder terkait, antara lain dari Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) Makassar, TNI, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, rumah sakit sekitar bandara, serta maskapai penerbangan. Secara total, sebanyak sekitar 862 personel dari AP1 dan dari instansi stakeholder yang terlibat.
Direktur Operasi AP1 MMA Indah Preastuty mengatakan bahwa AP1 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuan personel