"Saat ini sudah ada di Selat Karimata dan mulai berjalan menuju tengah. Puncak posisinya di Sulsel itu pada 10-12 Januari mendatang yang berakibat terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang yang berpotensi terjadi banjir maupun longsor," ujar dia.
BACA JUGA: Sebanyak 345 Rumah Warga di Sulsel Rusak akibat Cuaca Ekstrem, Pemprov Siapkan Dana Rp20 Miliar
Konsentrasi lintasan angin monsun Asia ini berdampak di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Pinrang, Kota Parepare dan Kabupaten Barru. Dampaknya akan terjadi peluang banjir cukup besar.
"Saat ini perkiraan BMKG berdasarkan pengembangan terkonsentrasi di tiga daerah. Hanya saja kami mengimbau kepada seluruh pemda melakukan antisipasi, mengingat hujan akan rata mengguyur daerah-daerah di Sulsel," ujar dia.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal