Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kesal Motor Mogok, Pria di Pangkep Nekat Bakar Kendaraannya hingga Hangus
Advertisement . Scroll to see content

8 Fakta Tewasnya Serda Rusdi yang Tergantung di Pohon, Nomor 6 Bikin Sedih

Jumat, 21 Agustus 2020 - 06:09:00 WIB
8 Fakta Tewasnya Serda Rusdi yang Tergantung di Pohon, Nomor 6 Bikin Sedih
Anggota TNI menggotong peti jenazah almrhum Serda Rusdi ke pemakaman di Pangkep, Sulsel. (Foto: iNews/Saharuddin)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena dia (almarhum Serda Rusdi) ini anggota tentara, POM yang menangani," kata  Komandan Korem (Danrem) 143/Haluoleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, Kamis (20/8/2020).

Dia mengungkapkan, apabila nantinya ditemukan ada hal-hal lain seperti tindak pidana, terkait kematian Babinsa Kodim 1413 Buton tersebut, maka pihak Denpom AD akan menyerahkan kewenangan kepada pihak kepolisian.

5. Disambut Isak Tangis Keluarga

Kedatangan jenazah Serda Rusdi dari Bombana disambut isak tangis keluarga. Bahkan, istri dan ibu kandung almarhum pingsan hingga harus digotong warga.

Kondisi mobil Toyota Rush rusak di bagian depan setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya, Kalteng. (Foto: iNews/Ade Sata)
Kondisi mobil Toyota Rush rusak di bagian depan setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya, Kalteng. (Foto: iNews/Ade Sata)

Jenazah Serda Rusdi kemudian dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang, Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2020) sore, secara militer.

6. Hendak Jemput Anak-Istri

Kematian Serda Rusdi, anggota TNI Kodim 1413 Buton yang ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Rabu (19/8/2020) menyisakan duka mendalam bagi keluarga almarhum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut