Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Motor dengan Truk di Lebak, Pelajar SMP Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kecelakaan Maut di Luwu Timur, Penyebab Tabrakan Diduga karena Melaju Kencang

Minggu, 02 Februari 2020 - 16:15:00 WIB
5 Fakta Kecelakaan Maut di Luwu Timur, Penyebab Tabrakan Diduga karena Melaju Kencang
Warga membantu proses evakuasi korban kecelakan maut di Luwu Timur. (Foto: iNews/Nasrudin Rubak).
Advertisement . Scroll to see content

LUWU TIMUR, iNews.id - Kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga karena kedua kendaraan melaju kencang. Akibatnya sopir kehilangan kendali dan tabrakan tak bisa dihindari.

Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Santoe mengatakan, baik bus Bintang Timur dengan nopol DP 7879 FH dan minibus Toyota Avanza (DN 582 AT) sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi. Dalam insiden itu, lima orang tewas dan satu dalam kondisi kritis.

Berikut lima fakta yang dirangkum iNews.id dalam peristiwa kecelakaan tersebut:

1. Bus dan Avanza Ringsek Parah

Mobil minibus dan bus yang terlibat kecelakaan dalam kondisi rusak parah akibat tabrakan tersebut. Bahkan, sopir minibus yang ditemukan tewas sempat sulit dievakuasi karena jasadnya terjepit bodi bagian depan mobil yang hancur.

2. Minibus Avanza Ambil Jalur Berlawanan Arah

Minibus Avanza yang dikemudikan korban, Amin Halide, melaju dari arah Mangkutana ke Palopo dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba saja mobil tersebut pindah ke jalur kanan atau arah berlawanan saat bus Bintang Timur sedang melintas kencang.

3. TKP Kecelakaan di Depan Sekolah SMPN 2 Burau

Tabrakan maut tersebut terjadi tepatnya di jalan Poros Burau, depan SMPN 2 Burau. Insiden terjadi pada Sabtu (1/2/2020) sekitar pukul 04.55 WITA subuh. Pascakecelakaan itu, warga ramai-ramai membantu proses evakuasi korban tewas di mobil Avanza.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut