Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

5 Desa di Bulukumba Diterjang Banjir dan Longsor, 57 Ternak Terseret Arus Sungai

Kamis, 08 Juli 2021 - 19:56:00 WIB
5 Desa di Bulukumba Diterjang Banjir dan Longsor, 57 Ternak Terseret Arus Sungai
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bulukumba meninjau lokasi jembatan putus di Desa Tammaona, Kecamatan Sindang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Kamis (8/7/2021). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Banjir dan tanah longsor menerjang lima desa di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) akibat hujan deras sejak Rabu (7/7/2021) hingga Kamis (8/7/2021). Akibatnya dua rumah warga rusak parah dan 57 hewan ternak jenis sapi terseret arus sungai.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, dua unit rumah yang rusak berat akibat terseret arus berada di Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale. Selain itu, satu jembatan gantung di Desa Sopa, Kecamatan Gantarang terputus.

"Dari 57 ternak yang terseret arus sungai, sapi yang ditemukan dalam keadaan mati sebanyak 23 ekor dan 34 ekor sapi lainnya masih dalam pencarian," kata Abdul Muhari dalam siaran persnya.

Selain itu, dua tembok tanggul irigasi di Kecamatan Rilau Ale mengalami kerusakan. Dua jembatan di Desa Taammaona, Kecamatan Kindang roboh tergerus arus sungai, sehingga mengakibatkan akses penghubung dua desa tidak dapat dilalui kendaraan.

Abdul Muhari mengatakan, banjir juga merendam 10 hektare (ha) sawah dan kebun seluas 40 ha di Bantaran Sungai Bijawang dengan total kerugian mencapai Rp404 juta. Berikutnya sawah seluas 60 ha dan kebun 30 ha di bantaran Sungai Kirasa juga terdampak banjir dengan total kerugian berkisar hingga Rp1,1 miliar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut