Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Pendaki Gunung Monrolo Maros Tersambar Petir, 1 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Sulit Dievakuasi, 7 Penambang Emas Liar di Jambi Dikubur Massal

Rabu, 05 September 2018 - 16:10:00 WIB
Sulit Dievakuasi, 7 Penambang Emas Liar di Jambi Dikubur Massal
Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian tujuh korban penambang emas liar yang tretimbun longsor di lubang jarum. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content


Para penambang emas di Desa Parit Tanjung, Kecamatan Renah Pembarap itu diketahui mencari emas dengan metode membuat lubang galian yang oleh warga setempat disebut sebagai lubang jarum dengan kedalaman mencapai 30-50 meter.

Aktivitas ilegal ini sangat berisiko, sebab mereka membuat lubang tepat di bawah Sungai Merangin, salah satu sungai besar dengan bebatuan yang ada di daerah itu.

Umumnya lubang jarum penambang emas ilegal itu pertama digali vertikal, kemudian penambang membuat lubang horizontal lagi yang mengarah di bawah sungai.

Kuat dugaan lubang galian penambang itu pada, Minggu (22/9/2018) mengalami kebocoran sehingga terjadi longsor dan dipenuhi air sungai yang menyebabkan penambang terjebak.

Akses menuju lokasi hanya dapat ditembus lewat jalur air, sehingga mobilisasi peralatan sangat sulit. Alat beratpun tidak dapat masuk lokasi. Tim SAR sudah berupaya melakukan evakuasi selama empat hari dengan melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa air di lokasi korban tertimbun lonsor, namun debit air semakin meningkat menyebabkan penyedotan air tidak efektif.

Evakuasi korban hanya dapat diakses dari lubang jarum, namun lubang jarum tersebut sudah tertutup longsor dan air. Tim SAR dalam operasi evakuasi penambang emas terjebak dalam lubang galian mereka sendiri itu terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Bungo, Pemkab Merangin, BPBD Merangin, Brimob Den B Bangko, Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko dan dibantu keluarga korban serta masyarakat setempat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut