Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Vaksinasi di Solo Jalan Terus
Advertisement . Scroll to see content

Geger Dugaan Vaksin Diperjualbelikan di Pangkalan Bun, Banyak Warga Mengaku Bayar

Senin, 09 Agustus 2021 - 09:41:00 WIB
Geger Dugaan Vaksin Diperjualbelikan di Pangkalan Bun, Banyak Warga Mengaku Bayar
Ilustrasi Vaksinasi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id - Seorang pekerja asal Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengaku ditawari undangan vaksinasi dengan biaya Rp150.000. Polisi memastikan jika informasi tersebut benar maka akan ditindaklanjuti.

Seorang pekerja dengan inisial AB itu mengatakan, dia membutuhkan surat vaksin karena harus kembali ke Jawa. Dia pun mencari info vaksin massal di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.

“Saya kan mau balik ke Jawa pakai kapal laut, karena wajib punya kartu vaksin akhirnya saya mencari info untuk vaksin. Waktu itu saya dapat info vaksin massal di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun tapi tidak dapat undangan," ucap AB kepada MNC Media, Senin (9/8/2021).

"Ada orang menawarkan beli undangan itu, akhirnya saya diminta beli Rp150.000,” ujarnya lagi. 

MNC Media pun berupaya mendapatkan informasi yang valid. Tidak cuma satu atau dua orang yang memberikan kesaksian.

Di lokasi vaksinasi, MNC Media juga melihat seorang calo sipil menghitung uang lembaran Rp100.000 di depan ruang vaksinasi di SMA 1 Pangkalan Bun pada awal Agustus 2021 lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut