Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teliti Efektivitas Penggunaan Daun Ketapang, 2 Siswa SMPN 1 Cilacap Raih Emas OPSI 2023
Advertisement . Scroll to see content

Dukung Vaksinasi, Pakar Untar ungkap Keamanan dan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Sabtu, 06 Maret 2021 - 14:03:00 WIB
Dukung Vaksinasi, Pakar Untar ungkap Keamanan dan Uji Klinis Vaksin Covid-19
Pakar vaksin dan dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara (FK Untar), Tommy Setiawan, M.D., M.S. (And), M.Sc.
Advertisement . Scroll to see content

Setelah lolos fase 3 uji klinik, vaksin dapat disetujui oleh FDA atau BPOM untuk dipakai sebagai EUA (Emergency Use Authorization). Bila dikemudian hari terdapat efek samping yang membahayakan manusia, vaksin tersebut ditarik kembali dari peredarannya. Vaksin Covid-19 beraneka ragam antara lain, vaksin virus utuh, vaksin asam nukleat mRNA dan DNA, vaksin protein subunit dan vaskin cendritic cell.

Sinovac, Coronavac dan Covaxin adalah vaksin virus utuh inactivated. Pfizer dan Moderna adalah vaksin asam nukleat mRNA. Vaksin Johnson & Johnson,Astrazeneca, Sputnik V adalah vaksin asam nukleat DNA. Vaksin Novavax adalah vaksin protein subunit atau dikenal sebagai vaksin acellular. Sedangkan vaksin Nusantara adalah vaksin dendritic cells.

Vaksin virus utuh ada 2 jenis yaitu attenuated dan inactivated. Attenuated adalah virus utuh dilemahkan dengan panas, bahan kimia atau radiasi. Masih bisa replikasi, tidak menyebabkan penyakit tapi masih bisa memicu reaksi immune. Sedangkan inactivated adalah virus utuh di non-aktifkan. Inti virus RNA/DNA dirusak, kulit virus masih utuh, ia tidak bisa menginfeksi sel, tapi masih bisa memicu reaksi immune.

Sinovac, Coronavac dan covaxin termasuk vaksin virus utuh inactivated. Sinovac dan Coronavac adalah vaksin dari China. Sedangkan Covaxin dari India diproduksi oleh Bharat Biotech. Komposisi ketiga vaksin ini terdiri dari virus utuh inactivated, aluminum hydroxide, disodium hydrogen phosphate, sodium dihydrogen phosphate dan sodium chloride.

Sinovac diperlukan 2 x suntik. Suntikan ke 2 adalah 14 hari setelah suntikan pertama. Coronavac suntikan ke 2 adalah 28 hari setelah suntikan pertama.Keuntungan kedua vaksin ini adalah efekasinya 65.3%, produksi, penyimpanan dan transportasi mudah. Reaksi immune cepat 7-14 hari. Sinovac untuk usia 18-59 tahun. Coronavac untuk usia diatas 60 tahun. Boleh diberikan untuk comorbid yang terkontrol. Kerugiannya adalah tidak boleh diberikan untuk orang yang ada comorbid misalnya ada penyakit hipertensi >180/110. Penyakit jantung coroner atau gagal jantung. Penyakit paru, TBC, asthma. Penyakit autoimmune termasuk rheumatic dan lupus. Cancer, penyakit thyroid dan Wanita hamil atau ingin hamil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut