WNA asal Swiss Hilang di Hutan Konservasi Alam Raja Ampat, SAR Sorong Terjunkan Tim
Setelah itu, dari pihak emergency 911 melanjutkan laporan tersebut ke kantor pencarian dan pertolongan (SAR) Sorong. “Laporan tersebut telah kami tindak lanjuti dengan mengirimkan tim ke lokasi,” ucapnya.
Dia mengatakan, tim SAR Sorong langsung mengirimkan tim dengan kapal SAR, kapal Baladewa ke Misool, dan selanjutnya melakukan perjalanan ke hutan untuk melakukan pencarian sesuai titik koordinat yang dikirim oleh 911.
Hingga saat ini, lanjut Sunarto, tim SAR Sorong masih melakukan perjalanan menuju lokasi tersesatnya WNA asal Swiss tersebut. Diharapkan hari ini korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Untuk ditemukan, belum ya, ini tim dari Basarnas lagi menuju ke lokasi titik koordinat keberadaan orang tersebut. Namun belum sampai di tujuan. Lokasinya kan di hutan,,” katanya.
Terkait hilangnya wisatawan asing asal Swiss di hutan konservasi di Raja Ampat, Kepala BKSDA Papua Barat, Basar Manulang mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata dan Polres Raja Ampat.
“Ya, jadi kami sudah dapat informasi dan kami lakukan koordinasi dengan dinas pariwisata Kabupaten raja Ampat dan Polres Raja Ampat, memang betul ada yang di Missol (turis hilang di lokasi hutan konservasi), tapi dia masuk cagar alam, tidak boleh itu, dan itu melanggar undang-undang nomor 5 tahun 1990,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki