Waspadai Banjir Bandang Susulan di Sentani Papua, Ini Tanda-tandanya
“Meski di hilir tidak hujan, hujan di hulu ditambah kondisi lereng yang rapuh tentu menjadi pemicu longsoran,” ujarnya.
Dwikora mengatakan, potensi hujan yang masih akan mengguyur Jayapura tersebut diperkirakan dengan memperhatikan pengaruh kondisi lokal dan pertemuan aliran udara akibat sistem pola tekanan rendah di utara Papua. Kondisi tersebut dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan awan dan hujan di wilayah Jayapura.
Selain itu, perlu diwaspadai pula pola pertemuan aliran udara dan pertumbuhan awan di Papua bagian selatan. Ini merupakan dampak pengaruh siklon tropis Trevor yang saat ini masih berada di Teluk Carpentaria, di sebelah selatan Papua.
Diketahui, banjir bandang di Kabupaten Jayapura menyebabkan 104 orang meninggal, hingga Rabu (20/3/2019). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho sebelumnya mengatakan, dari 104 orang yang meninggal dunia, 97 orang korban ditemukan di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang korban di Kota Jayapura.
Editor: Maria Christina