Warga Sorong Serahkan Senpi Mauseri dan 49 Butir Peluru ke TNI
Sebanyak 49 peluru yang diserahkan itu, di antaranya berjenis kaliber 5,39; kaliber 3,17; kaliber 9,8; munisi senjata api AK kaliber 7,62; munisi M16A1 kaliber 5,56; dan munisi senjata kejut kaliber 7,62.
Masyarakat Papua Barat, termasuk yang tinggal di Pegunungan Arfak, kerap menggunakan senjata api itu sebagai mas kawin, alat membela diri, dan berburu.
Batara mengatakan, TNI akan terus memberi pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menyerahkan senjata api ke aparat berwajib dan mengubah kebiasaan menjadikan senjata api sebagai mas kawin.
Mas kawin, menurut dia, dapat diganti dengan barang yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari misalnya kain adat, alat dan perlengkapan dapur, atau barang-barang berharga lainnya.
Tidak hanya itu, Kodim 1807 juga akan melanjutkan program-program pembinaan sehingga masyarakat akan sukarela menyerahkan senjata api yang mereka punya atau simpan.