Viral, Warga di Raja Ampat Gelar Doa Bersama Tolak Pencalonan Petahana
Menurut dia, calon petahana Abdul Faris Umlati ini bukanlah orang asli Papua. Kebijakan kepala daerah tersebut, kata dia, kerap kali mengabaikan harapan warga setempat.
Sementara itu Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Timorius Murib mengatakan, pencalonan orang-orang bukan asli Papua harus dibatalkan, karena dianggap tidak memenuhi Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus).
Meski Bupati Abdul Faris Umlati menggandeng wakilnya, Orideko Iriano Burdam, yang merupakan orang asli Papua, namun warga tetap ingin dua kandidat ini lahir dari warga lokal.
"Yang kita perjuangan baik calon bupati dan wakil bupati orang Papua, tidak ada fifty-fifty yaitu calon bupati papua dan wakilnya non-Papua," ujarnya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal