Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang
Advertisement . Scroll to see content

Trauma Serangan KKB, Guru Kapok Mengajar di Kiwirok

Kamis, 23 September 2021 - 21:12:00 WIB
Trauma Serangan KKB, Guru Kapok Mengajar di Kiwirok
TNI-Polri mengevakuasi warga sipil dari Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"TNI-Polri siap membantu warga mengevakuasi warga sipil yang ingin keluar sementara dari Kiwirok, setelah mengalami teror yang dilakukan KKB," kata Irjen Pol Fakhiri.

Dia mengakui, belasan warga sipil yang berada di Kiwirok belum semua dievakuasi karena keterbatasan transportasi. “Lapangan terbangnya hanya dapat didarati pesawat berbadan kecil dan cuaca yang sering berubah dengan cepat,” katanya.

Dia menambahkan, untuk personel TNI-Polri saat ini sudah ditambah dan bergabung dengan personel yang bertugas di Kiwirok. “Namun, ke depan akan ditambah guna memulihkan keamanan di wilayah itu,” ucap Irjen Pol Fakhiri. 

Dia juga mengakui warga setempat banyak yang mengungsi setelah terjadi pembakaran dan penganiayaan terhadap tenaga kesehatan yang menewaskan Gabriela Meilan. 

Teror KKB pimpinan Lamek Taplo di Kiwirok menyebabkan lima nakes mengalami luka akibat dianiaya dan dipanah, bahkan empat orang di antaranya masih dirawat di RS Marthen Indey.

Keempat nakes yang masih dirawat di RS Marthen Indey yakni dr Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut