Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Nabire Papua Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Sekelompok Orang Palang Jalan dan Jarah Kios di Dogiyai, Mobil Warga Dilempari Batu

Senin, 13 Maret 2023 - 16:13:00 WIB
Sekelompok Orang Palang Jalan dan Jarah Kios di Dogiyai, Mobil Warga Dilempari Batu
Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Ady Prabowo beri keterangan terkait kericuhan di Dogiyai. (Foto: Humas Polda Papua)
Advertisement . Scroll to see content

Selanjutnya, personel Polres Dogiyai yang dipimpin Kasat Intelkam Polres Dogiyai Ipda Hendra Simbolon bergerak menuju TKP guna memastikan kejadian sebenarnya. Setiba di lokasi, sekelompok pemuda langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan panah dan batu ke arah petugas.

“Pukul 17.20 WIT, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju tiba di TKP dengan maksud ingin bertemu langsung dengan sekelompok pemuda itu. Tapi juga dihujani dengan panah dan batu sehingga Kapolres Dogiyai bersama anggota melakukan barikade di jalan masuk ke Kampung Ekimanida sambil melepaskan tembakan Flash Ball ke kerumunan massa. Namun massa tidak menghiraukan,” ucapnya.

Akibat penyerangan tersebut, personel Polres Dogiyai Bripda Guntur Febrian Rumaropen terkena anak panah di bagian punggung kaki sebelah kanan. Korban langsung dilarikan ke Polres Dogiyai untuk dilakukan penanganan medis.

Pukul 20.00 WIT, personel melakukan koordinasi dengan anggota DPRD Dogiyai Yuli Gane guna menenangkan situasi. Situasi sempat mereda, personel hendak kembali dan bertahan di pertigaan Kalituka. Namun di sepanjang jalan menuju pertigaan Kalituka, sekelompok pemuda melakukan pelemparan batu dan anak panah kepada petugas.

Dengan adanya kejadian tersebut, Kapolres Dogiyai memerintahkan personel gabungan Brimob dan Polres Dogiyai untuk membubarkan massa yang melakukan pembakaran ban. Namun masa yang semakin beringas kembali menghujani rombongan Kapolres dengan anak panah dan batu.

“Akibatnya, salah satu personel Brimob Briptu Andi terkena anak panah dan kemudian dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk penanganan medis," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut