Satgas Yonif PR 328/DGH Bantu Olah Kebun Warga di Perbatasan RI-PNG
“Ibarat pepatah, di mana bumi itu di pijak, di situ langit dijunjung. Keberadaan kami di sini ingin memberi makna bagi masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan, namun juga memastikan keamanan dan kedaulatan pangan saudara kita di sini,” ujarnya.
Sebelumnya di ladang tersebut, anggota Satgas Pamtas bersama masyarakat sudah berhasil panen tomat dan hasil penjualannya sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian petani.
“Belajar dari pengalaman, kami bersama masyarakat semakin bersemangat untuk meningkatkan hasil produksi tani dan kebun. Apalagi meski terbatas, ada alat bantu mesin pertanian untuk membajak dan menggemburkan tanah,” ucapnya.
Dia meniai, hal ini menjadi tantangan dan pengalaman yang sangat berharga bagi generasi muda TNI. “Apa yang kami lakukan juga merupakan salah satu bentuk pengabdian (prajurit) kepada rakyat. Sungguh pengalaman yang berharga dan tidak akan pernah kami lupa,” tuturnya.
Senada dengan yang disampaikan Eka Denny, Suratin (pemilik kebun) mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif PR 328/DGH. Menurutnya kehadiran mereka telah memberikan dampak positif yang baik bagi masyarakat.
“Selama kehadiran personel satgas di sini, kami merasa sangat terbantu. Ladang dan hasil kebun kami sangat bagus. Sebelumnya kami berhasil panen raya kebun tomat berkat bantuan dari personel satgas TNI,” kata Suratin.
Editor: Donald Karouw