Puluhan Siswa Sekolah Taruna Papua Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual
Dia menuturkan, kronologi kejadiannya, usai ibadah malam, korban berbaring di tempat tidur. Kemudian DF (30) selaku pembina asrama putra memanggil korban, kemudian memegang tangan korban dan mengajak ke bagian belakang yaitu ke kamar mandi pembina.
Selanjutnya DF membuka pakaian korban. Meski korban menolak dengan mengancam akan melapor ke Bapak Andi selaku penanggung jawab asrama putra Sekolah Taruna Papua, namun DF balik mengancam untuk memukul korban.
"Kalau melapor ke Bapak Andi, saya pukul ko," demikian kata-kata DF saat mengancam ST.
Dalam kondisi tidak berdaya, ST yang masih usia taman kanak-kanak itu dipaksa sedemikian rupa agar DF memuaskan nafsu bejatnya dengan cara sangat menjijikkan.
DF berhenti saat sejumlah anak-anak lain memanggil-manggil nama dia.
Mendengar itu, DF menyuruh ST keluar dari kamar mandi. Tak lama kemudian DF menemui anak-anak yang memanggil ST dan memukuli mereka dengan kabel listrik.