Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit TNI Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Latihan Tempur saat Dikarantina

Minggu, 19 Juli 2020 - 12:50:00 WIB
Prajurit TNI Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Latihan Tempur saat Dikarantina
Latihan prajurit TNI selama masa karantina. (Foto: Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Prajurit TNI yang bertugas menjaga perbatasan Indonesia - Papua Nugini menjalani lantihan tempur di Rindam XVII Cenderawasih. Padahal mereka sedang menjalani masa karantina untuk mencegah penularan virus corona.

Para personel ini dari satuan Mekanis 413 Divif 2 Kostrad. Sebanyak 450 orang prajurit TNI ini akan menggantikan Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini, yang sudah bertugas sebelumnya, yakni dari Yonif 713/Satyatama Gorontalo.

Komandan Satgas Pamtas, Mayor Inf Anggun Wuryanto mengatakan, mereka sudah menjalani rapid test begitu sampai di Kota Jayapura. Semuanya dipastikan non-reaktif Covid-19, namun mereka tetap harus dikarantina sementara waktu.

"Walaupun dalam kondisi karantina, selain kondisi fisik yang harus tetap terjaga. Kemampuan tempur prajurit juga harus tetap terpelihara, sehingga mereka tetap dapat berlatih," ujar dia, Minggu (19/7/2020).

Usai menjalani karantina ini, kata dia, para anggota TNI ini akan menuju ke medan tugas. Mereka ditempatkan nanti di dua kabupaten dan 17 pos titik sektor utara Papua.

"Jadi jangan karena judulnya karantina kita di sini tidak berbuat apa-apa, justru waktu yang ada ini kita manfaatkan sebaik mungkin sebelum prajurit sebelum menuju posnya," katanya.

Menurut dia, justru sebelum terjun ke tempat mereka bertugas nantinya, para prajurit harus mempersiapkan diri dengan matang, termasuk melakukan latihan tempur.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut