Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Kagumi Sosok Jenderal Rusia Ini, Tangguh Bertempur meski Peluru Menembus Mata

Rabu, 09 Maret 2022 - 16:07:00 WIB
Prabowo Kagumi Sosok Jenderal Rusia Ini, Tangguh Bertempur meski Peluru Menembus Mata
Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto. (Foto: Instagram Prabowo Subianto)
Advertisement . Scroll to see content

Dikutip dari Russia Beyond, Panglima Komando Rusia Jenderal Mikhail Kutuzov dan pejabat tinggi Rusia tidak mudah mengambil keputusan saat pertempuran tersebut. Mereka memperdebatkan, apakah mereka akan membiarkan musuh mereka, Napoleon Bonaparte, untuk memasuki Moskow atau tidak. Bagaimana pun, Moskow tetap dianggap kota penting meski saat itu statusnya bukan lagi ibu kota Rusia.

Pertimbangannya, menyerahkan kota Moskow kepada Prancis merupakan aib. Di sisi lain, jika memaksakan diri untuk mempertahankannya, maka akan menyebabkan penderitaan lebih lanjut. Apalagi pasukan Rusia saat itu kelelahan dan kehilangan sekitar 45.000 tentara selama Pertempuran Borodino yang berlangsung seminggu sebelumnya.

Namun, dengan banyak pertimbangan, Jenderal Mikhail Kutuzov memerintahkan pasukannya untuk mundur. Dia lebih memprioritaskan penyelamatan pasukannya dari pada mempertahankan Moskow.

"Yang Mulia, Napoleon boleh jadi memasuki Moskow, tapi tidak berarti dia menaklukkan Rusia," tulis Kutuzov pada Imperator Aleksandr I.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut