Pengakuan Warga yang Anaknya Diambil KKB: Kalau Menolak Dihajar Mereka
Warga ini mengakui, KKB sangat brutal dan sadis. Bila mereka menodongkan senjata sudah pasti menarik pelatuk. Berbeda dengan TNI-Polri yang lebih dulu memberikan tembakan peringatan, kecuali ada perlawanan sehingga lawan dilumpuhkan.
"Kalau bapak-bapak saya pikir orang yang mengerti (tidak sembarangan)," ujar dia.
Dalam video itu, seorang anggota keamanan tersebut berbicara dengan warga ini dan meminta maaf atas tindakan tegas terhadap anaknya. Tim terpaksa melumpuhkannya karena menyerang personel TNI Polri.
"Kami mewakili anggota kami minta maaf. Nanti kami akan bantu urus anak bapak (jenazahnya). Kami juga akan bicara masalah ini kepada komandan kami agar ikut membantu bapak," kata seorang anggota keamanan tersebut.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal