Pencarian Iptu Tomi Marbun Hilang di Teluk Bintuni, 510 Personel Gabungan Dikerahkan
Diketahui, Iptu Tomi dilaporkan hanyut saat menyeberangi Kali Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, 18 Desember 2024. Ketika itu dia memimpin anggotanya dalam operasi penangkapan KKB.
Operasi Moskona AB 2025 merupakan tahap ketiga pencarian. Sebelumnya telah dilakukan operasi pencarian pada 18-31 Desember 2024 dan 27 Januari-2 Februari 2025.
Kasus ini turut disorot Komisi III DPR yang dalam rapatnya meminta Kapolri membentuk tim pencari fakta di bawah pengawasan Komisi III.
Pencarian juga melibatkan Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara). Untuk mendukung operasi tersebut, Subsatgas Poludara yang berada di bawah komando Gadik Madya Ditpoludara Baharkam mengerahkan dua unit helikopter Polri, yaitu Helikopter Bell 412/P-3002 dan Helikopter Bell 429/P-3202.
Helikopter tersebut difungsikan untuk menjalankan berbagai tugas strategis dan taktis dari udara dalam rangka mempercepat penanganan pencarian dan pertolongan.
"Polri melalui Ditpolairud Polda Papua Barat terus mencari Kasat Reskrim Iptu Tomi Marbun dengan sandi Operasi Alfa Bravo Moskona 2025. Menghadapi medan berat pegunungan dan hutan lebat," tulis akun Instagram @divisihumaspolri dikutip Jumat (25/4/2025).
"Pencarian Iptu Tomi Marbun dilakukan dari udara dengan dua jenis heli yakni Bell 412 dan Bell 429. Kami berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat, semoga upaya ini segera membuahkan hasil dan Iptu Tomi Marbun dapat segera ditemukan," tulisnya lagi.
Editor: Donald Karouw