Sementara itu, Kepala SMAN 4 Kota Jayapura Laba Sembiring mengungkapkan, jika murid sekolah diliburkan karena situasi saat ini dinilai belum sepenuhnya kondusif.
"Ini juga atas saran dari pihak keamanan," ucapnya.
Roberth, orangtua siswa SMP Paulus Abepura dan SD Gembala Baik Abepura menuturkan hal serupa. Dia mengakui jika sekolah anaknya telah diliburkan.
"Ada imbauan dari Yayasan Katolik lewat kepala sekolah, jika anak sekolah libur," tuturnya.
Pantauan terkini, tidak ada aktivitas belajar mengajar di Abepura dan sekitarnya. Hal ini buntut demonstrasi menentang rasisme terhadap mahasiswa Papua pada Kamis (29/8/2019). Massa berdemo anarkistis dan melempari petugas, merusak kendaraan aparat, fasilitas umum dan membakar Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Kotaraja, Abepura.
Editor: Donald Karouw