Papua Barat Bersiap Masuki New Normal, Kasdam Kasuari: Ini Pedang Bermata Dua
MANOKWARI, iNews.id - Masyarakat di Papua Barat diminta bersiap memasuki tahapan new normal di tengah pandemi Covid-19. Sebab bila karantina wilayah terus diterapkan, perekonomian nantinya akan terganggu.
Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein mengatakan, badan kesehatan dunia atau WHO memprediksi wabah corona ini berlangsung lama. Kondisi memaksa seluruh negara memilih untuk menerapkan kebiasaan baru dan tetap beraktivitas.
"New normal ini ibarat pedang bermata dua. Saat aktivitas berjalan normal, ada ancaman kesehatan tertular virus, di sisi lain jika aktivitas ditutup, perekonomian akan terganggu," kata Brigjen Ferry saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (11/6/2020).
Menurut dia, sejumlah negara telah menerapkan new normal, meski angka Covid-19 cukup tinggi. Langkah ini ditempuh untuk mencegah tekanan ekonomi yang lebih parah, serta meminimalisasi dampak buruk lainnya.
"Kasus COVID-19 di Indonesia masuk dalam kategori menengah. Begitu pula di Papua Barat, dibanding sejumlah daerah di Indonesia kita masuk dalam kategori sedang. Dari kajian epidemologi menunjukan kita belum siap, lalu pertanyaanya kapan kita siap," ujarnya lagi.