Panglima TNI: SMA Pradita Dirgantara Jadi Role Model Pendidikan di Papua dan Papua Barat
Karena itu, diperlukan sistem pendidikan unggul yang dibangun secara holistik dan berkesinambungan dengan memperhatikan kearifan lokal serta budaya serta adat istiadat Orang Asli Papua (OAP).
Dalam hal ini, SMA Pradita Dirgantara dapat dijadikan sebagai role model bagi sistem pendidikan yang akan dibangun di Papua Barat dan Papua. Tentu saja diperlukan pemikiran dan perencanaan yang matang untuk mewujudkannya.
"Hari ini kita memiliki kesempatan untuk saling berkomunikasi dan bertukar pandangan terkait hal tersebut. Saya yakin, dengan niat dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, cita-cita mewujudkan pendidikan unggul di Tanah Papua akan dapat kita lakukan. Karenanya, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa memberikan rahmat dan karunia serta petunjuk-Nya kepada kita semua dalam upaya mewujudkan kemajuan pendidikan bangsa, khususnya pendidikan di Tanah Papua,” ucapnya.
Seorang siswa SMA Pradita Dirgantara Gabriel Yohan Enggalim yang merupakan siswa perwakilan dari Papua Barat mengaku bangga dapat menjadi bagian dari SMA Pradita Dirgantara.
"Saya bangga dan akan berusaha sekuat tenaga untuk menyiapkan diri menjadi generasi emas Indonesia di masa mendatang," kata Gariel.
Video conference ini turut diikuti Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua Umum Yasarini Nanny Hadi Tjahjanto, Direktur Pengembangan SMA Pradita Dirgantara Dwi Agus Y Ph.D, Manager Keasramaan dan Kerumahtanggaan SMA Pradita Dirgantara Marsma TNI (Purn) Syukur, Kepala SMA Pradita Dirgantara Yulianto Hadi serta segenap pejabat Mabes TNI.
Editor: Donald Karouw