Pangdam Kasuari Tutup Dikmata TNI AD : Jangan Sakiti Rakyat dan Jadi Prajurit Cengeng
Dalam pelantikan ini, terdapat 125 siswa yang dinyatakan lulus sebagai prajurit TNI AD. Secara umum, pendidikan berjalan tertib, aman dan lancar sesuai rencana kurikulum pendidikan hingga dilantik dan disumpah menjadi prajurit dengan pangkat prajurit dua.
Predikat prajurit terbaik terbaik dalam Dikmata ini TNI AD Gelombang 1 ini diraih Prada Marthen Yermias kelahiran Yesner 19 Maret 2002. Sementara peringkat kedua Prada Agus Merdeka Putra kelahiran Batu-Batu 17 Agustus 2001 dan peringkat ketiga disandang Prada Arlan kelahiran Katobengke 30 Agustus 2003.
Menurut Pangdam Kasuari, selama lima bulan para prajurit baru tersebut mendapat gemblengan serta diberikan pembekalan oleh para pelatih dan pengajar di kawasan Kawah Candradimuka Rindam XVIII/Kasuari.
Pembekalan itu menyangkut berbagai materi dasar keprajuritan berupa pengetahuan dasar kemiliteran, keterampilan keprajuritan, mental kejuangan agar tampil sebagai prajurit TNI AD yang tanggap, tanggon dan trengginas.
Usai mengikuti pendidikan pertama tersebut, para prajurit baru ini selanjutnya akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing.
"Syukuri apa pun kecabangan yang diperoleh nantinya. Dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, apabila kalian mendapatkan hak cuti pendidikan, saya harapkan laksanakan cuti dengan baik. Hindari pelanggaran hukum dan disiplin. Selanjutnya tetap jaga pola hidup sehat dan bersih serta pelihara kondisi fisik dengan berolahraga untuk menunjang pendidikan berikutnya," kata Pangdam.
Hadir mengikuti pelantikan para prajurit baru tersebut yakni para pejabat Kodam XVIII/Kasuari, Danrindam XVIII/Kasuari, Bupati Manokwari Selatan, Ketua DPRD Manokwari Selatan, Ketua MRP PB dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Editor: Donald Karouw