Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Pangdam Cenderawasih: 2 Prajurit Terluka saat Baku Tembak dengan KKB Pimpinan Egianus Kogoya

Selasa, 13 Juli 2021 - 20:31:00 WIB
Pangdam Cenderawasih: 2 Prajurit Terluka saat Baku Tembak dengan KKB Pimpinan Egianus Kogoya
Dua anggota TNI dari Yonif Raider Khusus (RK) 752 Vira Jaya Sakti (VJS) yang terluka saat baku tembak dengan KKB mendapat pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke Timika, Selasa (13/7/2021). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembaki pos TNI di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (13/7/2021), dipastikan pimpinan Egianus Kogoya. Serangan KKB tersebut mendapat perlawanan hingga terjadi kontak tembak yang melukai dua prajurit TNI dari Yonif 751/VJS.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan, kontak senjata terjadi sekitar pukul 11.30 WIT di Pos Mapenduma yang dijaga anggota Yonif 751/VJS. Para prajurit tersebut tergabung dalam satgas pengamanan daerah rawan.

"Benar ada dua prajurit terluka dalam baku tembak dengan kelompok Egianus Kogoya," kata Pangdam XVII Cenderawasih di Jayapura, Selasa malam​​​​​​.

Kedua anggota TNI yang terkena tembakan atas nama Lettu Inf Sukma Panunjang. Panunjang mengalami luka di bagian kepala, perut dan kaki. Sementara Praka Abdul Hamid luka tembak di bagian pinggul sebelah kiri.

Kedua korban langsung dievakuasi dari Mapenduma, Kabupaten Nduga menuju Timika dengan menggunakan helly bell milik TNI AU. Sementara pascabaku tembak, anggota Yonif RK 751/VJS masih berjaga-jaga di Mapenduma untuk mengantisipasi serangan kembali dari KKB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut