Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Perempuan 26 Tahun di Jayapura Diduga Diperkosa Ayah Kandung dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Mathius Awoitauw: Belum Divaksin Covid-19, Tidak Bisa Terlibat dalam Kepanitiaan Maupun Pendukung PON XX

Kamis, 02 September 2021 - 17:02:00 WIB
Mathius Awoitauw: Belum Divaksin Covid-19, Tidak Bisa Terlibat dalam Kepanitiaan Maupun Pendukung PON XX
Mathius Awoitauw usai melakukan audiensi dengan Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi, di Sekretariat Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Kamis (2/9/2021).
Advertisement . Scroll to see content

SENTANI, iNews.id- Ketua Umum Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw, menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PON XX di Kabupaten Jayapura wajib divaksinasi.

"Kami sudah putuskan di rapat pada Jumat (27/8) lalu, bahwa semua yang terlibat di dalam PON XX,  baik itu panitia maupun SDM pendukung di (klaster) Jayapura ini wajib divaksin. Karena nanti ada id card yang akan diberikan,  untuk memenuhi itu ada beberapa persyaratan guna mendapatkan id card tersebut, salah satunya sudah divaksin," kata Mathius Awoitauw usai melakukan audiensi dengan Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi, di Sekretariat Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Kamis (2/9/2021).

Kenapa pihaknya harus konsisten soal vaksin, karena atlet maupun official dan tim pendukung lain dari setiap provinsi yang datang itu benar-benar diperketat, bahwa mereka semua harus sudah divaksin.

"Sebelum naik ke pesawat test PCR, tapi satu minggu sebelum berangkat ke sini (minimal lima hari) mereka itu dikarantina. Nah, mereka ada di wilayah Kabupaten Jayapura yang menjadi arena pertandingan itu ada di beberapa titik di empat distrik, kemudian empat zona yang kita atur penempatannya, itu kawasannya harus steril, juga semua yang terlibat," kata Mathius Awoitauw.

Lebih lanjut, Mathius mengatakan, "kami juga akan lihat apakah menjelang pelaksanaan itu harus antigen lagi, kalau tidak jangan masuk. Karena itu akan menyebarkan virus corona," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut