Massa Pro Erdi Dabi-John Wilil Rusuh di Yalimo, Kapolda Papua Diminta Tak Kirim Pasukan
John Wilil juga mengaku tidak bisa menahan emosi massa setelah mendengar hasil putusan MK yang membatalkan SK Penetapan KPU Yalimo. MK mendiskualifikasi Cabup Erdi Dabi lantaran status hukum pidana yang pernah menjeratnya.
“Saya sebenarnya sudah menahan masyarakat, tapi kemarahan masyarakat sangat besar. Sebab, sudah dua kali menang mutlak, tapi selalu dipermasalahkan,” katanya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Akhmad Mustofa Kamal sebelumnya mengatakan, sudah menerima informasi mengenai massa yang membakar sejumlah perkantoran pemerintah, bank, dan fasilitas umum, serta kios milik masyarakat di Yalimo. Namun, dia tidak menjelaskan tindakan yang telah dilakukan Polda Papua terkait aksi anarkistis warga tersebut.
"Iya benar telah terjadi pembakaran sejumlah fasilitas pemerintah dan beberpa lapak kios di Elelim," ujar Akhmad Mustofa Kamal.
Editor: Maria Christina