Letnan TNI Ini Dipermalukan usai Dipergoki di Tenda saat Pasukannya Amankan Pesta Rakyat dari Musuh
Suatu saat, setelah konsolidasi lengkap satu batalyon, Prabowo dan pasukannya berencana membuat acara pesta untuk rakyat di desa dekat base camp.
Dia mengundang kepala desa, kepala suku, tokoh-tokoh desa dan rakyat desa setempat. Pasukan makan bersama mereka. Dalam pesta rakyat itu, mereka menari yang dikenal dengan nama Tebe-tebe.
Sebelum menggelar pesta rakyat, Prabowo sudah mengantisipasi jika sewaktu-waktu musuh menyerang. Soalnya, lapangan desa yang menjadi lokasi pesta rakyat berada di tempat yang rendah.
Dia tentu saja harus mengamankan lokasi-lokasi di ketinggian yang ada di sekitar desa itu karena musuh bisa saja mengintai.
"Saya harus amankan ketinggian-ketinggian di sekitar desa itu. Salah satu bukit yang menonjol dan menguasai medan harus diamankan," katanya.