Lapor Bupati karena Sering Diteror, Dinkes Minta Pindah Kantor ke Tempat Aman
Senin, 08 Maret 2021 - 10:45:00 WIB
Bahkan pada 1 Maret 2021 lalu, seorang pemuda membawa parang dan mengancam membunuh staf. Pemuda itu mendobrak pintu Kantor Dinkes.
"Selain itu kalau dilihat dari kedudukan kantor dinas kesehatan yang jauh di luar kota, sangat mempersulit pengambilan dan pengembalian vaksin," katanya.
Kendala lain yang dihadapi adalah sulitnya akses internet dan transportasi dari rumah ke kantor. Apalagi sebagian besar pegawai tidak memiliki kendaraan.
"Pegawai mengeluarkan biaya per harinya sebesar Rp60.000 untuk transport. Jaringan internet tidak bisa diakses dengan baik sehingga mempengaruhi penginputan rencana kegiatan. Padahal saat ini semua bekerja secara online," ujarnya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal