Kotak Hitam Pesawat Twin Otter Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Kamis
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnomo mengatakan pada Rabu pagi helikopter Bell SA-315 B Lama PK IWV milik PT Intan Angkasa Air berhasil mendarat di 'Landing Zone' I dengan membawa empat Tim SAR terdiri atas dua personel Basarnas Special Grup dan dua personel rescuer di sekitar lokasi puing pesawat Twin Otter PK CDC.
"SAR gabungan melakukan evakuasi pertama jam 06.19 WIT dan evakuasi kedua jam 07.00 WIT. Dari lokasi kejadian korban dievakuasi ke Pos Ilaga dan selanjutnya dari Ilaga jenazah para korban dibawa ke Bandara Timika dan seterusnya dibawa ke RSUD Mimika untuk dilaksanakan investigasi oleh Tim DVI Polri," kata Brigjen Budi.
Brigjen Budi mengatakan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat Twin Otter memakan waktu hingga delapan hari karena kondisi medan yang sulit ditambah dengan kondisi cuaca di lokasi itu yang ekstrem (selalu tertutup awan tebal disertai dengan hembusan angin kencang).
"Esok masih ada tahapan kedua untuk mengevakuasi black box yang berisi voice data recorder dan flight data recorder. Kami tetap memback-up operasi kedua ini untuk mengevakuasi black box dan hal itu akan dimulai esok pagi," kata Brigjen Budi.
Editor: Kastolani Marzuki