Korban Penyiksaan Ibu Kandung Dimakamkan, Polisi Incar Tersangka Baru
“Tiap mama sakit hati, mau itu dari suami, saudara, atau kerjaan semuanya kena di dia (korban). Pokoknya setiap ada masalah semuanya pasti lari ke adik saya ini. Sampai akhirnya dia jadi seperti ini,” tutur Vanesa.
Sementara itu Kapolres Jayawijaya,AKBP Yan Piet Reba mengungkapkan, dari hasil otopsi, pihaknya telah mendapatkan tambahan bukti bahwa korban meninggal akibat dianiaya. Kematian korban dikarenakan tersumbatnya jalur udara ke otak akibat tindak kekerasan oleh ibu kandungnya.
“Hasil otopsi terhadap jasad korban sudah bisa kita jadikan cukup bukti untuk menjerat pelaku yang notabene adalah ibunya sendiri. Dan mungkin juga bisa menjerat pelaku lain yang terlibat. Yang jelas kematian korban disebabkan oleh sumbatan udara ke otaknya,” ucap Yan.
Selain telah menetapkan ibu korban sebagai tersangka, tak menutup kemungkinan, polisi akan menetapkan tersangka baru yang diduga turut serta dalam penyiksaan korban. Ayah tiri korban yang notabene anggota polisi, saat ini masih terus diperiksa oleh pihak kepolisian. Diduga ayah tiri korban terlibat dalam kejadian ini.
Editor: Himas Puspito Putra