Konflik Tapal Batas di Kapiraya Deiyai, 18 Rumah hingga Kantor Distrik Dibakar
Kerusakan tersebut diperkirakan cukup signifikan dan berdampak terhadap aktivitas pelayanan pemerintahan di wilayah tersebut.
Polres Mimika menyatakan segera bergerak setelah menerima informasi dari personel BKO dan Brimob yang melakukan pengamanan di area PT KLI.
Jajaran Polres Mimika langsung melaksanakan apel konsolidasi sebelum menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Selain siaga di lapangan, Polres Mimika juga berkoordinasi dengan Polres Deiyai serta jajaran terkait untuk memonitor potensi mobilisasi massa dari wilayah lain, termasuk melalui jalur transportasi udara maupun perairan.
Hingga kini, aparat menyatakan situasi di Kapiraya dan sekitarnya dalam kondisi terkendali dan kondusif. Meski demikian, patroli dialogis terus ditingkatkan guna mencegah eskalasi konflik.
Polisi mengimbau kepala masyarakat, baik dari Suku Mee maupun Suku Kamoro agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya. Aparat juga meminta warga tidak melakukan mobilisasi massa serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada penegak hukum.
Polisi menegaskan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa pembakaran Kampung Mauka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Editor: Donald Karouw