Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gagalkan Penyelundupan 9 WN Uzbekistan ke Australia Lewat Perairan NTT
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Prajurit Paskhas Murka hingga Siap Ledakkan Tentara Australia dengan Granat di Bandara

Senin, 13 Desember 2021 - 14:53:00 WIB
Kisah Prajurit Paskhas Murka hingga Siap Ledakkan Tentara Australia dengan Granat di Bandara
Pasukan elite TNI AU, Paskhas, berlatih tempur di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (17/6/2021). (Foto: Pen Paskhas)
Advertisement . Scroll to see content

Mereka pun juga menodongkan senjata kepada tentara Interfet. Paskhas juga bersiap-siap meledakkan granat ke arah tentara Australia jika berani menyentuh pimpinan mereka, Marsda TNI Ian Santosa.  

Dalam buku biografi mantan Dankorpaskhas Marsma (Purn) Nanok Soeratno berjudul “Kisah Sejati Prajurit Paskhas” menyebutkan, saat insiden itu, Kapten Eka dan 15 anak buahnya berteriak sambil menahan emosi. "Hei ini jenderal saya, panglima saya, keamanan di sini tanggung jawab saya," teriak Kapten Eka.

Pasukan elite TNI AU, Korps Paskhas, wajib memiliki kemampuan para-komando atau parako. (Foto: Okezone).
Pasukan elite TNI AU, Korps Paskhas, wajib memiliki kemampuan para-komando atau parako. (Foto: Okezone).

Kondisi sangat tegang. Pasukan Paskhas dan Interfet saling menodongkan senjatanya. Saat itu, siapa pun bisa lepas kendali lalu melepaskan tembakan. Apalagi setiap personel yang mengawal Marsda Ian Santosa mengantongi dua sampai lima granat. 

"Panggil panglima kamu ke sini," kata Kapten Eka kepada pasukan Interfet.

Saat itu, Kapten Eka mewanti-wanti setiap personel agar jangan sampai ada tembakan sebelum ada komando darinya. "Letusan pertama pada saya," teriaknya.

Meski Paskhas kalah jumlah personel dibandingkan dengan Interfet, mereka sepakat menjadikan granat sebagai senjata mematikan jika terjadi kontak senjata. Pasukan Paskhas siap meledakkan granat itu ke tentara Australia dan bertempur habis-habisan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut