Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ujaran Rasisme Diduga Pemicu Kerusuhan di Yalimo Papua, 3 Tewas 3 Prajurit Kopassus Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Horor Prajurit Kopassus Tersesat 18 Hari di Hutan Papua: Kaki Dipijat Sosok Misterius

Senin, 27 Desember 2021 - 11:39:00 WIB
Kisah Horor Prajurit Kopassus Tersesat 18 Hari di Hutan Papua: Kaki Dipijat Sosok Misterius
Prajurit Kopassus di hutan belantara Papua saat operasi pembebasan wilayah yang dulu disebut Irian Barat itu. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Warga menemukannya dengan keadaan memprihatinkan. Fisiknya tinggal tulang belulang berbalut kulit. Matanya saat itu terus berputar liar.

"Saya hanya tinggal tulang berbalut kulit saat itu. Mata terus berputar liar dan telapak kaki bengkak akibat tertancap potongan kayu. Dokter yang memeriksa saya saat itu menyatakan saya bebas dari penyakit malaria dan cacing tambang," katanya.

Setelah dinyatakan sehat, Selvanus diundang oleh Pangdam Cendrawasih ke Jayapura untuk menikmati makan malam. Anehnya, Stevanus bisa menghabiskan makanan di satu meja itu seorang diri. 

Dia memastikan, tidak ada keinginan untuk balas dendam karena telah kelaparan selama belasan hari saat mencari anak buahnya. Ternyata nafsu makannya yang begitu besar karena ada tiga sosok yang menempel padanya.

"Saya makan banyak begitu bukan balas dendam, tapi rupanya ada yang 'ikut'. Tiba-tiba saya ingat bahwa saya selama di hutan memang selalu ditemani tiga orang. Kalau matahari sudah terbenam, satu memijati kaki, satu memijati pundak dan satu lagi berbagi rokok dengan saya. Alamnya sudah lain," kata Selvanus.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com dengan judul "Kisah Mistis Prajurit Kopassus Tersesat di Hutan Belantara Papua"

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut