Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Kantor Gubernur Papua Diduga akibat Korsleting Listrik AC

Minggu, 11 November 2018 - 21:22:00 WIB
Kebakaran Kantor Gubernur Papua Diduga akibat Korsleting Listrik AC
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang membakar Gedung Sasana Krida di kompleks Kantor Gubernur Papua. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kebakaran yang melanda Gedung Sasana Krida di lingkungan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Minggu (11/11/2018) sekitar pukul 12.30 WIT diduga akibat hubungan pendek arus listrik dari kompresor AC (pendingin ruangan).

Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, dari hasil olah kejadian diketahui sumber api yang membakar gedung tersebut diduga berasal dari korsleting arus listrik pada kompresor AC. "Kasus kebakaran tersebut sementara dalam penanganan Polres Jayapura Kota dengan di-back up Polda Papua," kata Kombes Pol AM Kamal dalam rilisnya, Minggu (11/11/2018).

Dalam kejadian tersebut, menurut Kamal, tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materil berupa bangunan dan isi gedung atau Aula Sasana Krida habis terbakar. “Semua kursi dan sound system yang melekat pada dinding gedung ludes terbakar,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Papua, Israil Ilolu mengatakan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIT setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dan water cannon milik Polda Papua, serta sekitar 10 mobil tandon air tiba di lokasi kejadian.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, dan api hanya menjalar di sekitar area Gedung Sasana Krida," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut