Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penembakan Pendeta Yeremia Temui Titik Terang, Ini Hasil Kerja Sementara TGPF

Senin, 12 Oktober 2020 - 09:40:00 WIB
Kasus Penembakan Pendeta Yeremia Temui Titik Terang, Ini Hasil Kerja Sementara TGPF
Tim gabungan pencari fakta di Intan Jaya memintai keterangan saksi dan keluarga. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

INTAN JAYA, iNews.id - Tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, mulai menemui titik terang. Saat ini keluarga dari Pendeta Yeremia Zanambani bersedia menandatangani berita acara pemeriksaan dan mengizinkan jenazah korban diautopsi.

Ketua TGPF, Benny Mamoto mengatakan, sebelumnya keluarga korban tidak mau menandatangani BAP dari pihak kepolisian. Kondisi ini sempat menyulitkan proses penyelidikan.

"TGPF sudah bisa meyakinkan keluarga pendeta Yeremia Zanambani. Mereka sudah mau tanda tangan BAP dan izinkan proses autopsi korban," kata Benny yang juga Ketua Kompolnas itu di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (11/10/2020).

Menurut dia, tim juga sudah mendatangi lokasi TKP penembakan, pemakaman dan gereja, bertemu keluarga korban, serta sejumlah saksi lain di lapangan. Semua pihak terkait sudah dimintai keterangan dan berceita langsung di TKP penembakan.

"Seluruh informasi yang kami peroleh akan kami analisa, akan kami evaluasi, kemudian akan kami laporkan kepada Bapak Menko Polhukam selaku penanggung jawab," ujar dia.

Selain itu, Benny juga memberikan apresiasi kepada TNI-Polri yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya, yang telah membantu keamanan tim. Dia membenarkan, kondisi medan di sana sangat berat.

"Kemudian keterbatasan transportasi-komunikasi, itu semua jadi kendala," katanya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut