Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Papua Sebut Ada 5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM

Selasa, 01 Desember 2020 - 06:50:00 WIB
Kapolda Papua Sebut Ada 5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kepala Polda (Kapolda) Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mencatat lima daerah rawan menjelang HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember. Namun, hingga kini di lima daerah itu masih kondusif.

Lima daerah yang masuk kategori rawan yang dia maksud itu yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak.

"Memang dari laporan yang diterima lima kabupaten itulah yang terindikasi rawan, namun hingga kini situasi relatif kondusif," kata Waterpauw, Senin (30/11/2020).

Walaupun dianggap rawan, hingga kinin belum ada permintaan penambahan personel. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga khususnya pendatang, diminta tidak beraktivitas berlebih misalnya keluar kota.

"Namun bila ada keperluan penting untuk bepergian ke luar kota lewat darat diharapkan melaporkannya terlebih dahulu ke pos polisi agar dikawal bila daerah itu masuk kategori rawan," kata Waterpauw.

Dia juga mengingatkan agar tidak ada peringatan, apalagi dengan mengibarkan bendera, karena pasti akan ditindak tegas.

Dari laporan yang diterima, ada kebaktian di gereja-gereja mengingat bagi umat Kristiani sebentar lagi akan merayakan Hari Natal dan diharapkan kebaktian-kebaktian itu terlaksana secara baik.

"Aparat keamanan akan menindak tegas bila ada kelompok yang melakukannya," ucapnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut