Jokowi Tinjau Food Estate di Keerom Papua, Siapkan 10.000 Hektare untuk Tanam Jagung
"Pascapanennya seperti apa harus jelas, harganya berapa harus jelas semuanya sehingga petani jangan sampai nanti dirugikan setelah panen. Harus dipastikan sehingga kita akan coba dulu 100 hektare. 100 hektare itu kalau per hektare dapat 5 ton berarti sudah 500 ton, itu gede banget kalau jagung," katanya.
Presiden menilai kebutuhan jagung untuk suplai pakan ternak di Papua masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam pedaging, maupun untuk babi dan sapi. Oleh karena itu, Presiden mendorong agar hasil dari penanaman jagung di food estate tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.
"Kalau dibawa ke Jawa juga ongkosnya cukup mahal sehingga memang harus dipakai untuk Tanah Papua, Papua dan Papua Barat," ucapnya.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Plh Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun dan Bupati Keerom Piter Gusbager.
Editor: Donald Karouw